PELATIHAN MENGHADAPI BENCANA, WAJIB DIMUNCULKAN DAN DIBIASAKAN

Pandeglang (28/06/2019)– Terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Untuk itulah kita harus membudayakan hidup dengan kesiapan dan antisipatif terhadap bencana. Program dan kegiatan kesiapsiagaan terhadap bencana perlu untuk dirintis dan dikembangkan. Pendidikan sadar bencana dan latihan menghadapi bencana terus dibiasakan. Pusat-pusat studi dan pelatihan menghadapi bencana wajib untuk dimunculkan dan didukung sepenuhnya. Kebijakan serta manajemen penanggulangan bencana juga semakin ditata dan dilahirkan lagi.

Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Pandeglang, Emil Salim, S.Sos saat memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Pandeglang Kamis 28 Juni 2019.

Lurah Pandeglang, Emil Salim, S.Sos juga menyampaikan, diperlukan adanya manajemen ancaman bahaya bencana sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi dampak negatif ketika terjadi bencana. Dengan merencanakan bagaimana menanggapi bencana bila terjadi atau kesiagaan bencana. Karakter dari setiap macam bencana itu perlu dipahami agar kita dapat menyusun strategi menghadapi ancamannya. Memperkirakan waktu kejadian dan pemetaan daerah-daerah yang terancam serta aktivitas mitigasi bencana berdasarkan karakter dari bencana yang terjadi.

Adapun manajemen bencana sendiri merupakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengurangi atau menghindari ancaman bahaya yang dapat berpotensi menimbulkan bencana yang merugikan, baik jiwa maupun harta benda, yaitu dengan memahami bahwa manajemen bencana adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Masyarakat pada kawasan rawan bencana, perlu dipersiapkan sejak dini untuk mengantisipasi bencana, yaitu dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. “Kita harus membudayakan hidup dengan kesiapan dan antisipatif terhadap bencana, yaitu menjadi bagian dari budaya masyarakat yang terintegrasi dalam berbagai sistem dan aspek kehidupan masyarakat. Masyarakat perlu dibiasakan untuk hidup berdampingan dengan bencana,” ungkap Lurah Pandeglang.

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…